Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Kertosono berlangsung meriah dan penuh khidmat melalui gelaran pawai budaya yang megah. Mengusung tema "Selendang Kejayaan Kadipaten Posono", perhelatan ini menyedot perhatian ribuan warga yang memadati sepanjang rute pawai. Lebih dari 500 murid berpartisipasi aktif dalam barisan budaya, mengemas nilai sejarah lokal menjadi pertunjukan seni yang hidup, indah, dan memikat. Sentuhan dominan warna merah dan emas berpadu harmonis dengan nuansa klasik khas Kadipaten Posono, menghadirkan atmosfer keagungan masa lalu yang membakar semangat nasionalisme di dada setiap penonton.
Kemeriahan pawai diawali dengan kemunculan Maskot Owl dari SMP Negeri 1 Kertosono yang berdiri gagah memimpin jalannya rombongan. Tepat di belakangnya, barisan cantik cucuk lampah melangkah gemulai penuh keanggunan, membuka jalan bagi pasukan bendera yang mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan ketegasan dan kebanggaan. Suasana kebangsaan semakin erat ketika Barisan Bhinneka Tunggal Ika melintas, memperagakan ragam busana adat dari berbagai penjuru nusantara sebagai wujud keutuhan bangsa.
Alur cerita sejarah mulai terurai secara memukau pada Barisan Budaya 1, yang menampilkan kisah cikal bakal berdirinya Kadipaten Posono serta tradisi sakral Pisowanan Agung. Visualisasi prosesi adat ini membawa para penonton menyelami asal-usul peradaban lokal. Semangat perjuangan kemudian bergelora di Barisan Budaya 2, yang menggambarkan jejak ketangguhan Nyai Tumenggung Kopek. Sosok srikandi gigih ini ditampilkan penuh wibawa saat memimpin pertahanan wilayah Pakuncen dari gempuran pasukan Belanda, menegaskan nilai keberanian serta pengorbanan demi menjaga kehormatan tanah air.
Puncak kemegahan diwujudkan dalam Barisan Budaya 3 yang memvisualisasikan Masa Kejayaan Kadipaten Posono. Parade karnival yang semarak dihiasi oleh para petani pembawa kelimpahan hasil bumi, para nelayan dengan hasil tangkapannya, serta para pandai besi yang melambangkan kemajuan ekonomi lokal. Gambaran rakyat yang hidup sejahtera dan anak-anak yang bermain bahagia berpadu indah dengan dentuman irama kesenian tradisional jaranan yang atraktif, menutup barisan dengan riuh tepuk tangan warga.
Seluruh rangkaian pawai ini secara utuh merepresentasikan Selendang Kejayaan Kadipaten Posono, cikal bakal wilayah yang kini kita kenal sebagai Kertosono. Pawai budaya ini memberikan sarana edukasi yang sangat berharga bagi generasi muda, khususnya anak-anak Kertosono, agar senantiasa memahami akar sejarahnya. Perayaan ini menanamkan kesadaran mendalam bahwa sejarah Kertosono bermula dari Pakuncen, sehingga kisah agung perlawanan Nyai Tumenggung Kopek dan kejayaan Kadipaten Posono akan selalu diingat, dihayati, dan diabadikan sepanjang masa.